Jumat, 02 Mei 2008

BUAH HATI I




Babak baru kehidupannya di mulai dengan lahirnya buah hatiku pada tanggal 7 Maret 1998. Tangis pertamanya terdengar di sela-sela suara kumandang azan dari masjid Fathullah IAIN Ciputat. Bayi mungil berbobot 2,8 kg ini lalu kami beri nama Ambeg Parama Arta. Dengan harapan kelak ia bisa menjadi manusia yang berkepribadian luhur, berjiwa kstatria dan berguna bagi sesamanya.
Hari demi hari, Rama tumbuh dengan sehat. Alhamdulillah, Allah memberiku ASI yang berlimpah sehingga selam enam bulan Rama tak pernah kelaparan meski hanya mengkonsumsi ASI saja. Aku bahagia karena bisa memberinya ASI ekslusif yang merupakan investasi tak terkira bagi kesehatannya kelak.
Kini Rama sudah berusia sepuluh tahun. Selama sepuluh tahun itu alhamdulillah dia tidak pernah menderita penyakit yang berat. Bahkan flue dan batuk pun tergolong jarang sekali. Dia terus tumbuh menjadi anak yang pintar dan sehat.
Sekarang dia sudah kelas empat SD, sebentar lagi akan naik ke kelas lima. Meski tidak jenius tetapi dia tergolong anak yang pintar. Kenapa aku pede mengatakan anakku ini pintar, karena dia ini malas banget belajar tetapi nilai-nilai di raportnya nggak ada yang di bawah tujuh.

Kata gurunya, Rama ini meski nggak pernah serius mendengarkan penjelasan dari guru, tetapi ketika ditanya hampir selalu bisa. Untuk pelajaran bahasa Inggris dan komputer, dia ini jagonya. Maklum, dia ini tiap hai berkutatnya dengan play station dan film-film kartun. Dari kedua media ini dia banyak belajar tentang conversation, sehingga untuk sekelas dia yang nggak pernah kursus bahasa inggris di lembaga formal, dia tergolong lancar berbicara bahasa Inggris. Emaknye aje kalah bo'. Selain itu, sejak kecil dia memang sudah terbiasa dengan alat yang namanya komputer, karena itu nggak heran kalau seluk beluk seputar komputer yang dipelajarinya di sekolah dia hampir semuanya tahu. Tangannya juga sudah sangat teampil memainkan mouse.
Oke deh, segini dulu ya cerita tentang Rama. Sebenarnya masih banyak banget yang ingin aku ceritakan tentang dia. Tapi nanti lagi deh, biar nggak kehabisan bahan untuk up date web ini.

Tidak ada komentar: